Water Level Alarm pada Boiler
- Syamsi Wirdiyan
- Aug 16, 2024
- 2 min read
Updated: Nov 5, 2024

Dalam operasi boiler, pemantauan level air adalah aspek kritis untuk memastikan keselamatan dan efisiensi sistem. Alarm level air pada boiler berfungsi untuk memberikan peringatan ketika level air berada di luar rentang yang aman, membantu mencegah kerusakan serius pada boiler dan sistem terkait. Dua jenis alarm utama yang digunakan adalah alarm level air rendah (low water alarm) dan alarm level air tinggi (high water alarm).
Alarm Level Air Rendah (Low Water Alarm)
Alarm level air rendah mengaktifkan peringatan ketika level air di dalam boiler turun di bawah batas minimum yang aman. Ini adalah kondisi kritis karena rendahnya level air dapat menyebabkan pemanasan berlebih pada elemen pemanas dan potensi kerusakan pada bagian-bagian boiler seperti tabung, dinding, dan furnace.
Mekanisme Kerja
Alarm level air rendah biasanya diaktifkan oleh sensor atau indikator level air yang dipasang di dalam boiler. Sensor ini sering menggunakan prinsip konduktivitas, tekanan, atau sensor magnetik untuk mendeteksi level air. Ketika level air turun di bawah batas yang ditetapkan, alarm akan berbunyi dan sistem kontrol akan mengaktifkan langkah-langkah mitigasi, seperti mematikan burner atau membuka katup pengisian air otomatis.
Dampak dan Risiko
Kerusakan Boiler: Tanpa cukup air, elemen pemanas dapat mengalami overheating dan kerusakan.
Pengurangan Umur Boiler: Operasi dalam kondisi level air rendah dapat memperpendek umur pakai boiler.
Bahaya Keselamatan: Risiko meledaknya boiler atau kebakaran dapat meningkat karena overheating.
Tindakan Pencegahan
Untuk menghindari masalah terkait alarm level air rendah, penting untuk:
Memeriksa dan memelihara sistem alarm secara rutin.
Memastikan bahwa sistem pengisian air otomatis berfungsi dengan baik.
Mengawasi level air secara manual jika diperlukan, terutama dalam situasi kritis.
Alarm Level Air Tinggi (High Water Alarm)
Alarm level air tinggi mengaktifkan peringatan ketika level air di dalam boiler melebihi batas maksimum yang aman. Ini penting karena level air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pembentukan uap berlebih dan meningkatkan risiko kerusakan pada sistem boiler serta potensi gangguan operasi.
Mekanisme Kerja
Alarm level air tinggi biasanya menggunakan sensor yang mirip dengan sensor untuk alarm level air rendah. Sensor ini mendeteksi ketika level air mencapai atau melebihi batas maksimum. Ketika alarm aktif, sistem kontrol dapat melakukan tindakan seperti mematikan burner, mengurangi laju umpan air, atau membuka katup pengeluaran untuk mengurangi level air.
Dampak dan Risiko
Kebocoran dan Kerusakan Struktur: Tekanan berlebih akibat level air tinggi dapat menyebabkan kebocoran atau kerusakan pada struktur boiler.
Pembentukan Uap Berlebih: Level air tinggi dapat menyebabkan pembentukan uap berlebih yang memengaruhi efisiensi operasi.
Gangguan Operasi: Ketidakstabilan level air dapat menyebabkan gangguan dalam sistem kontrol boiler.
Tindakan Pencegahan
Untuk mencegah masalah terkait alarm level air tinggi, penting untuk:
Memeriksa dan memelihara sistem sensor secara berkala.
Mengatur kontrol otomatis yang dapat merespons peringatan dengan cepat.
Memastikan bahwa sistem pembuangan air berfungsi dengan baik untuk mencegah overfill.
Alarm level air pada boiler, baik alarm level air rendah maupun tinggi, memainkan peran krusial dalam menjaga keselamatan dan efisiensi sistem. Pemantauan yang efektif dan pemeliharaan sistem alarm secara rutin sangat penting untuk mencegah kerusakan pada boiler dan memastikan operasi yang aman. Dengan sistem alarm yang berfungsi dengan baik, operator boiler dapat merespons dengan cepat terhadap perubahan level air dan menjaga performa boiler dalam kondisi optimal.
Boilermart meyediakan sparepart dan jasa servicing boiler di Indonesia. Silahkan hubungi kami di support@boilermart.co.id atau 0888-5591-188 untuk segala kebutuhan Anda.



Comments