top of page
Search

Perbedaan Boiler Tekanan Tinggi dan Boiler Tekanan Rendah

  • Dec 30, 2024
  • 1 min read

Updated: Mar 23, 2025




Boiler digunakan untuk menghasilkan uap atau air panas melalui proses pemanasan, dan berdasarkan tekanan operasionalnya, boiler dapat diklasifikasikan menjadi boiler tekanan tinggi dan boiler tekanan rendah. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan utama antara keduanya:

Aspek

Boiler Tekanan Tinggi

Boiler Tekanan Rendah

Tekanan Operasional

> 15 psi untuk uap

≤ 15 psi untuk uap

Suhu Operasional

> 250°F

≤ 250°F

Kapasitas Uap

Tinggi, cocok untuk aplikasi industri besar

Rendah, cocok untuk aplikasi industri yang lebih kecil

Material Konstruksi

Material lebih kuat dan tahan lama

Material lebih sederhana

Kelebihan

Efisiensi lebih tinggi (Produksi uap besar)

Biaya lebih rendah (Risiko keamanan lebih rendah)

Kekurangan

Biaya tinggi (Risiko keamanan lebih tinggi)

Efisiensi lebih rendah (Kapasitas uap rendah)

Boiler tekanan tinggi dan boiler tekanan rendah masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan aplikasi industri. Pemilihan jenis boiler yang tepat bergantung pada kebutuhan spesifik operasi, seperti jumlah dan tekanan uap yang dibutuhkan, serta pertimbangan biaya dan keamanan.


Dengan memahami perbedaan antara kedua jenis boiler ini, industri dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih boiler yang paling sesuai dengan kebutuhan.


Boilermart meyediakan sparepart dan jasa servicing boiler di Indonesia. Silahkan hubungi kami di support@boilermart.co.id atau 0888-5591-188 untuk segala kebutuhan Anda.

 
 
 

Comments


bottom of page