Perbedaan Boiler Single Drum dan Multi Drum
- Jan 3, 2025
- 2 min read
Updated: Mar 23, 2025

Boiler adalah perangkat yang digunakan untuk menghasilkan uap dengan memanaskan air melalui pembakaran bahan bakar. Dua jenis boiler yang sering digunakan di industri adalah boiler single drum dan boiler multi drum. Meskipun tujuan utama keduanya sama, yaitu menghasilkan uap, terdapat perbedaan signifikan pada desain, efisiensi, dan aplikasinya. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai kedua jenis boiler ini.
Boiler Single Drum
Boiler single drum memiliki satu drum utama sebagai tempat pengumpulan uap. Drum ini berfungsi sebagai media untuk memisahkan uap dan air, serta menyimpan uap sebelum dialirkan ke sistem pengguna.
Karakteristik utama:
Desain Sederhana: Boiler single drum memiliki struktur lebih sederhana dibandingkan boiler multi drum, karena hanya memiliki satu drum.
Aksesibilitas: Perawatan dan pembersihan lebih mudah dilakukan karena desainnya yang ringkas.
Ukuran Kompak: Cocok untuk fasilitas industri kecil hingga menengah.
Kelebihan:
Efisiensi Operasional: Pemisahan uap dan air lebih efektif karena hanya melibatkan satu drum.
Biaya Lebih Rendah: Baik dalam instalasi maupun perawatan, boiler single drum membutuhkan biaya lebih rendah.
Aplikasi:
Industri kecil, seperti pabrik makanan dan minuman.
Proses pemanasan sederhana dalam fasilitas produksi.
Boiler Multi Drum
Boiler multi drum memiliki lebih dari satu drum, biasanya terdiri dari drum atas (steam drum) dan drum bawah (mud drum). Drum bawah berfungsi sebagai tempat penampungan air atau sedimentasi, sedangkan drum atas digunakan untuk mengumpulkan uap.
Karakteristik utama:
Kompleksitas Desain: Boiler multi drum dirancang untuk menangani tekanan yang lebih tinggi dan menghasilkan lebih banyak uap.
Ukuran Lebih Besar: Dibutuhkan ruang lebih luas untuk pemasangan karena memiliki beberapa drum.
Kelebihan:
Kapasitas Uap Tinggi: Cocok untuk aplikasi besar yang membutuhkan uap dalam jumlah besar.
Ketahanan pada Tekanan Tinggi: Dirancang untuk bekerja pada tekanan tinggi tanpa mengurangi efisiensi.
Aplikasi:
Pabrik besar seperti pabrik kimia dan petrokimia.
Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Industri yang membutuhkan proses kontinu dengan kapasitas besar
Faktor Penentuan Pemilihan Boiler
Pemilihan antara boiler single drum dan multi drum tergantung pada beberapa faktor:
Kapasitas Uap yang Dibutuhkan: Jika kebutuhan uap relatif kecil, boiler single drum lebih efisien dan ekonomis.
Tekanan Operasi: Untuk aplikasi dengan tekanan rendah hingga sedang, boiler single drum cukup memadai. Sebaliknya, boiler multi drum lebih cocok untuk tekanan tinggi.
Ruangan yang Tersedia: Boiler multi drum memerlukan lebih banyak ruang, sehingga perlu dipertimbangkan dalam desain fasilitas.
Baik boiler single drum maupun multi drum memiliki kelebihan masing-masing sesuai dengan aplikasinya. Boiler single drum adalah solusi ideal untuk kebutuhan sederhana dengan biaya rendah, sedangkan boiler multi drum menawarkan kapasitas dan ketahanan yang lebih besar untuk kebutuhan industri skala besar.
Dengan memahami karakteristik dan keunggulan kedua jenis boiler ini, perusahaan dapat menentukan jenis boiler yang paling sesuai dengan kebutuhan operasionalnya.
Boilermart meyediakan sparepart dan jasa servicing boiler di Indonesia. Silahkan hubungi kami di support@boilermart.co.id atau 0888-5591-188 untuk segala kebutuhan Anda.



Comments