Mengatasi Masalah Umum pada Boiler Feed Pump
- 14 hours ago
- 3 min read

Dalam sistem boiler industri, boiler feed pump (BFP) berfungsi sebagai komponen vital yang mengalirkan air umpan bertekanan tinggi ke dalam drum boiler. Bukan hanya soal memompa air, tetapi juga menyangkut aspek keandalan operasional, efisiensi energi, serta kelangsungan proses produksi. Terutama pada sistem bertekanan tinggi seperti boiler di pabrik pupuk, pembangkit listrik, maupun kapal, kegagalan pada boiler feed pump dapat menyebabkan penurunan tekanan uap, downtime produksi, bahkan risiko kecelakaan kerja akibat overheat atau ledakan boiler.
Masalah Umum dan Cara Mengatasinya
Berikut beberapa masalah yang sering dijumpai pada boiler feed pump dan cara mengatasinya:
Getaran Tinggi
Getaran tinggi sering terjadi akibat pondasi pompa yang tidak stabil, impeller yang tidak seimbang atau retak, poros bengkok, atau ketidaksejajaran antara motor dan pompa. Jika dibiarkan, getaran dapat menyebabkan pompa trip, merusak mechanical seal dan bearing, serta mengganggu pasokan air ke boiler. Solusinya adalah memperbaiki pondasi, melakukan dynamic balancing pada impeller, mengganti poros yang rusak, dan melakukan alignment ulang.
Kenaikan Temperatur Motor
Kenaikan temperatur motor biasanya disebabkan oleh sistem pendingin yang tersumbat lumpur dan karat, tegangan tidak seimbang, atau beban pompa berlebih. Dampaknya, efisiensi motor bisa turun hingga 5% dan isolasi winding terancam rusak. Cara mengatasinya adalah membersihkan saluran pendingin secara berkala, memantau temperatur winding agar tetap di bawah 90°C, serta memperbaiki ketidakseimbangan tegangan dari panel listrik.
Penurunan Tekanan dan Kapasitas Aliran
Penurunan tekanan dan kapasitas aliran membuat pompa tidak mampu mencapai tekanan yang dibutuhkan. Penyebab utamanya adalah impeller aus atau berlubang, wearing ring yang aus, saluran hisap tersumbat, atau kavitasi. Akibatnya, boiler kekurangan air umpan dan produksi uap menurun. Solusinya adalah membuka pompa, memeriksa impeller dan wearing ring, mengganti komponen yang rusak, serta memastikan katup hisap terbuka penuh.
Kebocoran pada Mechanical Seal atau Gland Packing
Kebocoran pada mechanical seal atau gland packing sering terjadi karena seal rusak akibat usia atau gesekan kering, gland packing terlalu longgar atau terlalu kencang, serta poros aus. Kebocoran menyebabkan kehilangan air bertekanan tinggi dan bahaya semburan air panas bagi operator. Cara mengatasinya adalah mengganti mechanical seal dengan tipe yang sesuai, mengencangkan baut penekan packing secara merata, dan mengganti shaft sleeve jika sudah tergores.
Kerusakan Bearing
Kerusakan bearing ditandai dengan suara kasar, panas berlebih, atau getaran lokal. Penyebabnya antara lain pelumasan kurang, pelumas terkontaminasi air, misalignment, atau getaran dari pondasi. Dampaknya bisa merusak poros dan rumah bearing. Solusinya adalah mengganti bearing baru sesuai kode, menggunakan pelumas dengan spesifikasi tepat, serta memasang deflector untuk mencegah air masuk ke rumah bearing.
Faktor Penting dalam Penanganan Masalah
Agar masalah di atas dapat dicegah, beberapa faktor penting perlu diperhatikan:
Jadwal Perawatan Terencana
Jadwal perawatan terencana seperti metode ISMO (Inspection, Small Repair, Medium Repair, Overhaul) sangat direkomendasikan. Inspection setiap 2 bulan, small repair setiap 6 bulan, medium repair setiap tahun, dan overhaul setiap 3 tahun. Tanpa jadwal yang jelas, kerusakan mendadak dan downtime berkepanjangan sulit dihindari.
Pengoperasian Sesuai Prosedur
Pengoperasian sesuai prosedur juga sangat mempengaruhi umur pompa. Pastikan katup suction terbuka penuh sebelum start, buka katup discharge secara perlahan, lakukan priming untuk mengeluarkan udara, serta catat tekanan, suhu, dan arus motor secara rutin.
Kualitas Suku Cadang Berkualitas
Kualitas suku cadang tidak boleh dikompromikan. Gunakan spare part original yang sesuai spesifikasi manual book. Komponen palsu atau tidak sesuai dapat menyebabkan getaran berlebih, kebocoran cepat, dan penurunan efisiensi.
Pemantauan Parameter Operasi
Pemantauan parameter operasi seperti tekanan suction dan discharge, temperatur winding, arus motor, serta tingkat getaran harus dilakukan secara rutin. Deteksi dini terhadap penyimpangan akan mencegah kerusakan besar.
Patuhi Aspek Keselamatan dan Regulasi
Aspek keselamatan dan regulasi wajib dipatuhi. Pastikan sistem boiler dan pompa mengikuti standar seperti ASME, API, dan ISO. Kepatuhan ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan kerja dan kegagalan operasional.
Penanganan masalah pada boiler feed pump tidak bisa dilakukan sembarangan, terutama untuk aplikasi tekanan tinggi. Getaran tinggi, overheating, penurunan kapasitas, kebocoran, dan kerusakan bearing masing-masing memiliki penyebab dan solusi spesifik. Penerapan jadwal perawatan terencana serta pengoperasian sesuai prosedur merupakan pilihan paling aman dan andal. Pemahaman teknis yang tepat akan meningkatkan keandalan sistem, menekan biaya perawatan, serta menjaga keselamatan operasional dalam jangka panjang.
Boilermart meyediakan sparepart dan jasa servicing boiler di Indonesia. Silahkan hubungi kami di support@boilermart.co.id atau 0888-5591-188 untuk segala kebutuhan Anda.
Daftar Pustaka
Ary, P. A. (2022). Analisis Terjadinya Getaran Tinggi pada Pompa Feed Water Pump Auxiliary Boiler Steam di MV. DK 02 (Doctoral dissertation, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang).
Ervyan, A. (2020). Analisa Efisiensi Motor Induksi Tiga Fasa pada Boiler Feed Water Pump di PT. Pupuk Sriwijaya Palembang (Doctoral dissertation, 0211008–Universitas Tridinanti Palembang).
Nugroho, G. A., & Winarto, S. (2023). Perawatan Pompa Feed Sentrifugal Multi Stage di Unit Boiler. Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom, 5(2), 109-118.



Comments