top of page
Search

Faktor Penyebab Ketidakefisienan Boiler dan Cara Mengatasinya

  • Jun 30, 2024
  • 2 min read

Updated: Aug 8, 2024



Berikut adalah beberapa faktor yang dapat membuat boiler tidak efisien dan cara memperbaikinya:


Kerugian Panas (Heat Losses)

  • Insulasi yang Buruk: Kehilangan panas melalui permukaan boiler yang tidak terinsulasi atau terinsulasi dengan buruk.

  • Perbaikan: Memperbaiki atau menambah insulasi pada permukaan boiler, pipa, dan peralatan terkait.

Pembakaran yang Tidak Sempurna (Incomplete Combustion)

  • Penyetelan Pembakaran yang Salah: Jika rasio udara-bahan bakar tidak optimal, pembakaran tidak sempurna akan terjadi, menghasilkan lebih banyak emisi dan penggunaan bahan bakar yang lebih tinggi.

  • Perbaikan: Mengatur ulang penyetelan pembakaran untuk memastikan rasio udara-bahan bakar yang tepat dan melakukan perawatan rutin pada sistem pembakaran.

Efisiensi Transfer Panas yang Rendah (Poor Heat Transfer Efficiency)

  • Pengendapan Kerak dan Endapan: Adanya kerak dan endapan pada permukaan pemanas dalam boiler mengurangi efisiensi transfer panas.

  • Perbaikan: Melakukan pembersihan dan perawatan rutin untuk menghilangkan kerak dan endapan dari permukaan pemanas.

Peningkatan Tekanan yang Tidak Efisien (Inefficient Pressure Increase)

  • Kelebihan Blowdown: Melakukan blowdown air boiler secara berlebihan akan menyebabkan kehilangan energi panas yang tidak perlu.

  • Perbaikan: Mengoptimalkan prosedur blowdown dan menggunakan sistem blowdown recovery untuk mengurangi kerugian panas.

Penggunaan Air Umpan yang Tidak Tepat (Improper Feedwater Use)

  • Kualitas Air Umpan yang Buruk: Air umpan yang tidak diolah dengan baik dapat menyebabkan pembentukan kerak dan korosi.

  • Perbaikan: Menerapkan program pengolahan air yang tepat untuk memastikan kualitas air umpan yang optimal.

Pipa Uap dan Sistem Distribusi yang Tidak Efisien (Inefficient Steam Distribution System)

  • Kebocoran Uap: Kebocoran pada pipa uap dan fitting mengurangi tekanan dan efisiensi keseluruhan sistem.

  • Perbaikan: Memeriksa dan memperbaiki kebocoran pada pipa uap dan fitting secara rutin.


Penggunaan Bahan Bakar yang Tidak Efisien (Inefficient Fuel Use)

  • Bahan Bakar Berkualitas Rendah: Penggunaan bahan bakar dengan kualitas rendah dapat mengurangi efisiensi pembakaran.

  • Perbaikan: Menggunakan bahan bakar dengan kualitas lebih baik atau meningkatkan pengolahan bahan bakar sebelum digunakan.

Kontrol yang Tidak Tepat (Poor Control Systems)

  • Sistem Kontrol yang Usang atau Tidak Akurat: Sistem kontrol yang tidak efisien dapat menyebabkan operasi boiler yang tidak optimal.

  • Perbaikan: Memperbarui atau memperbaiki sistem kontrol boiler untuk memastikan operasi yang lebih presisi dan efisien.


Operasi yang Tidak Optimal (Suboptimal Operation)

  • Pengoperasian pada Beban Rendah: Boiler yang sering dioperasikan pada beban rendah akan beroperasi dengan efisiensi yang lebih rendah.

  • Perbaikan: Mengatur beban boiler dengan lebih baik untuk mendekati kapasitas optimalnya.

Perawatan yang Kurang (Poor Maintenance)

  • Kurangnya Pemeliharaan Rutin: Mengabaikan pemeliharaan rutin dapat menyebabkan penurunan efisiensi secara bertahap.

  • Perbaikan: Melaksanakan jadwal pemeliharaan rutin dan inspeksi untuk memastikan semua komponen boiler berfungsi dengan baik.


Dengan memperbaiki faktor-faktor tersebut, efisiensi boiler dapat ditingkatkan, yang pada akhirnya mengurangi konsumsi bahan bakar, biaya operasional, dan emisi.


Boilermart meyediakan sparepart dan jasa servicing boiler di Indonesia. Silahkan hubungi kami di support@boilermart.co.id atau 0888-5591-188 untuk segala kebutuhan Anda.


 
 
 

Comments


bottom of page