top of page
Search

Steam Trap Terus Membuang Steam? Berapa Banyak Energi yang Hilang?

  • 5 minutes ago
  • 2 min read

Dalam sistem distribusi steam, steam trap berfungsi mengeluarkan kondensat tanpa membuang steam yang masih dapat digunakan. Ketika steam trap mengalami kerusakan dan terus membuang steam (blowing steam), energi panas ikut terbuang secara terus-menerus. Jika tidak segera terdeteksi, kondisi ini dapat meningkatkan konsumsi energi dan biaya operasional pabrik.


Mengapa Steam Trap Bisa Membuang Steam?

Steam trap dapat mengalami kegagalan dalam dua kondisi utama:

  1. Gagal terbuka (blowing steam): steam terus keluar bersama kondensat sehingga energi terbuang.

  2. Gagal tertutup (blocked): kondensat tertahan di dalam sistem dan dapat menyebabkan water hammer, korosi, hingga kerusakan komponen.

Untuk masalah kehilangan energi, kondisi blowing steam menjadi perhatian utama karena steam terbuang secara terus-menerus tanpa memberikan manfaat pada proses produksi.


Seberapa Besar Energi yang Hilang?

Besarnya kehilangan energi bergantung pada tekanan steam, ukuran kebocoran, jumlah steam trap yang bermasalah, dan lama operasi.


Sebagai ilustrasi, empat steam trap dengan orifice 1/2 inci pada tekanan 150 psia yang terus membuang steam dapat menyebabkan kehilangan sekitar 4,98 juta Btu per jam. Dengan asumsi biaya energi US$6 per juta Btu, kerugiannya mencapai sekitar:

  • US$29,90 per jam

  • US$717 per hari

  • Sekitar US$261.000 per tahun jika beroperasi selama 24 jam sehari dan 365 hari.


Angka tersebut menunjukkan bahwa kebocoran steam yang terlihat kecil dapat menghasilkan kerugian besar apabila berlangsung terus-menerus.


Pada tekanan sekitar 100 psig, ukuran kebocoran juga sangat memengaruhi kerugian. Sebagai gambaran, kebocoran melalui lubang 1/8 inci dapat menyebabkan kehilangan sekitar 5 lb steam/jam, sedangkan lubang 1/2 inci dapat mencapai sekitar 81 lb/jam.


Bagaimana Mencegah Kerugian?

Kunci utamanya adalah mendeteksi steam trap yang bermasalah sedini mungkin. Pemeriksaan dapat dilakukan secara manual dengan mendengarkan suara operasi, melakukan inspeksi visual, atau menggunakan infrared/thermal imaging.


Untuk instalasi dengan jumlah steam trap yang banyak, sistem monitoring otomatis dapat membantu memantau kondisi trap secara lebih konsisten dan mengidentifikasi blowing steam lebih cepat.


Setelah trap bermasalah ditemukan, lakukan perbaikan atau penggantian, kemudian dokumentasikan kondisinya untuk memudahkan pemantauan dan perawatan berikutnya.


Steam trap merupakan komponen kecil dengan dampak besar terhadap efisiensi sistem steam. Trap yang terus membuang steam berarti energi dan biaya ikut terbuang. Dengan inspeksi rutin, deteksi dini, dan perawatan yang tepat, perusahaan dapat mengurangi kehilangan energi sekaligus menekan biaya operasional.


Boilermart meyediakan sparepart dan jasa servicing boiler di Indonesia. Silahkan hubungi kami di support@boilermart.co.id atau 0888-5591-188 untuk segala kebutuhan Anda.


Daftar Pustaka

Chapter VIII – Steam Distribution System. (n.d.). In Guide to Energy Management.

Sinuraya, R. A., Effendi, Z., & Aisyah, S. (2023). Analisa Kehilangan Panas Secara Konveksi Pada Saluran Steam (Pipa) Dari Turbin Ke BPV (Back Pressure Vessel) Pada PKS (Pabrik Kelapa Sawit) Kapasitas 45 Ton/Jam Studi Kasus Turangie Palm Oil Mill PT. PP. London Sumatra Indonesia, Tbk. Turbo J. Program Studi Tek. Mesin.

Al Hafiz, M. (2021). Efisiensi Termal Water Tube Boiler Bahan Bakar LPG pada Produksi Superheated Steam Berdasarkan Pengaruh Level Ketinggian Air pada Steam Drum (Doctoral Dissertation, Politeknik Negeri Sriwijaya). 


 
 
 

Comments


bottom of page